Kamis, 19 Desember 2013

TEHNIK PEREKAMAN EKG



TEKHNIK PEREKAMAN ECG

     

  1. Tujuan.
    1. Untuk mengetahui addax kelainan irama jantung (disritmia); dimana, cepat/ lambat, dan teratur/ tidak teratu
    2. .Untuk mengetahui kelainan otot jantung sprt,
·         infark
·         hipertropi, atrial or ventrikel
    1. Untuk mengetahui pengaruh/ efek obat-obatan
    2. Untuk mengetahui adanya gangguan elektrolit terutama pada, antara lain; kalium, natrium dan magnesium.    
    3. Untuk mengetahui adanya pericarditis



      B   Persiapan.
.           1   Alat
-          Mesin EKG
-          Plat elektroda yang terdiri dari; El;ektroda ekstremitas dan elektroda dada
-          Jelly EKG
-          Kertas EKG yang sesuai
-          Tissu
2        Pasien.
-          Jelaskan 7an dari tindakan2 yang  dilakukan
-          Pastikan pasien dalam keadaan rileks tidak tremor/cemas
-          Bila terdapat bulu kaki, tangan, dan dada harus di cukur.
-          Pasien di baring kan di tempat tidut.

      C   Cara perekaman.
1        Hubungkan mesin EKG pada aliran listrik
2         Pasien di baringkan di t4 tidur, dng baju di buka
3        Oleskan jelly/air/alcohol pada daerah penempatan electrode
4         Pasang elektroda sesuai t4-nya masing-masing ;
-          Elektrode Ekstrimitas yaitu ;
Merah (RA) , pergelangan tangan kanan
Kuning(LA), pergelangan tangan kiri
Hijau (LF) , pergelangan kaki kiri
Hitam (RF), pergelangan kaki kanan
        
-          Elektroda Dada
C1  ; ICS 4 para sternal kanan
C2  ; ICS 4 para sternal kiri
C3 ;  diantara C2 dan C4
C4 ;  ICS 5 grs mediana clavikula kiri
C5 ;  ICS 5 grs Axilla depan kiri
C6 : ICS 5 grs Axilla tengah kiri
C7 ; garis Axilla belakang sejajar C4
C8; garis scapula belakang sejajar C4
C9; Batas kiri dari columna vertebra sejajar V4
C3R; Sama C3 tetapi disebelah kanan

Catatan: C4R  -  C9R  = V4  -  V9 ttp sebelah kanan
              C7    -   C9R ,  Tidak selalu dipasang

    1. Hidupkan mesin EKG
    2. Periksa standarisasi EKG, dengan kaliberasi yang diberikan  kalibrasi sktr 1 mv, dengan kecepatan 25 mm/det
    3. Lakukan kalibrasi dengan menekan tombol RUN/STRAT sehingga kertas EKG bergerak, kemudian tombol EKG kalibrasi di tekan 3X berturu-turut.
    4. Dengan memindahkan selector, dibuat pencatatan sandapan berturut-turut I, II, III dan seterusnya.
    5. Setelah pencatatan, pindahkan selector ke posisi stand by, dan lakukan kalibrasi dengan menekan tombol kalibrasi 3X berturut-turut.
    6. Matikan mesin EKG dan lepaskan elektroda-elektroda di pasien
    7. Rapikan pasien dan alat.
    8. Catat dipinggir kiri atas kertas EKG dengan sebagai berikut :; Nama pasien, Umur pasien , Tanggal pemeriksaan, dan jam.
    9. Catat setiap sandapan sesuai sandapan masing-masing.

 {Hal-hal yang perlu diperhatikan }:
·         Sebelum bekerja periksa tegangan alat EKG (sesuaikan tegganan sumber listrik)
·         Mesin EKG selalu dalam posisi stop bila tidak di gunakan.
·         Rekaman dilakukan pada setiap sandapan 3 – 4 kompleks
·         Kalibrasi standart 1mv, bila terlalu < dipakai 2mv dan bila terlalu besar dipakai 1/2mv.
·         Hindari ganguan listrik dan gangguan mekanik seperti, jam tangan, gerakan, tremor, dsb pada pasien.
·         Selama perekaman perawat harus selalu menghadap pasien.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar