Kamis, 19 Desember 2013

PERINSIP PERKEMBANAGAN ANAK



PRINSIP PERKEMBANGAN

1.      Perkembangan Merupakan Hasil Interaksi Antara Maturasi dgn Belajar :
-          Maturbasi
Kesiapan anak yg membatasi perkembangan
-          Belajar :
Diperoleh dari luar bentuk belajar :
·         Imitasi                               - Identifikasi
·         Latihan                              - Trial -error

2.      Mengikuti Pola Perkembangan
-          Pola perkembangan mempunyai persamaan dan dapat diramalkan
-          Terjadi dari umum è khusus
-          Berjalan secara kontinu dan diskontinu

3.      Terdapat perbedaan Dalam Perkembangan
Perbedaan dalam perkembangan oleh karena interaksi antara faktor dalam individu dan lingkungan

4.      Terdapat periode-periode dalam pola perkembangan :
-          Prenatal                                   - Neonatal
-          Infancy                                    - Anak
-          Remaja

16 Thn                                                           
12 –15 Thn
                                    7 Than
                                                                                    5 ½ - 6 Thn
                                    4 Thn             
                                                                                    4 ½ Thn
                                    3 Thn                                                 
                                                                                    3 ½ Thn
            Equilibr          2 Thn
                                                                                    2 ½ Thn

18 bln Dis equilibr

5.      Pada tiap periode perkembangan terdapat tugas perkembangan tertentu
6.      Tiap aspek perkembangan mempunyai potensi  “ berbahaya “
7.       
APLIKASI THEORI FREUD ERIKSON DAN
PIAGET DALAM KEPERAWATAN

A.    INFANT
1.      Oral Stage ( Freud )
-          Jika anak puasa è jika tidak ada contra indicasi dapat diberikan empeng
-          Setelah prosedur yg menyakitkan è berikan botol susu atau breats feeding
2.      Trust  >< Mistrust ( Erikson )
-          Serin – seringlah memeluk bayi saat dirawat di RS terutama setelah prosedur yg menyakitkan
-          Penuhi kebutuhan makanan dan kebersihan
-          Anjurkan orang tua untuk tetap berada dalam kamar bayi
3.      Sensori motorik
-          Gunakan tempat tidur beroda, mainan yg dapat dimanipulasi, lukisan dengan warna terang
-          Gunakan mainan untuk distraksi

B.     TODDLER
1.      Anal Stage ( Freud )
-          Tanyakan tentang toilet training cara dan kata yg digunakan, anak jika ingin BAK/ BAB saat anak sakit / dirawat è Gunakan istilah yg biasa ia gunakan
-          Jangan memulai toilet train saat anak sakit / dirawat di RS
-          Jika anak mengalami kemunduran dalam BAK/BAK
2.      Autonomy >< Shame dan Doubt stage ( Erikson )
-          Berikan kesempatan pd anak untuk makan sendiri, membuka dan memakai pakaian sendiri, menyikat gigi,atau melakukan kegiatan lain untuk kebersihan diri
-          Jika akan melakukan sesuatu prosedur è jelaskan secara sederhana
3.      sensori motorik stage (akhir )
-          Amankan sekitar tempat tidur dari benda – benda yg membahayakan

C.    PRESCHOOLER
1.      Phalic Stage ( Freud )
-          Waspadai anak-anak yg menampakan bahwa ia lebih senang dengan perawat laki-laki atau perempuan è Fasilitasilah jika memungkinkan
-          Anjurkan agar orang tua terlibat dalam perawatan anak
-          Rencanakan waktu bermain & berikan benda/mainan yg  dipilih olehnya
2.      Initiative >< Guilit Stage ( Erikson )
-          Berikan alat-alat kedokteran untuk bermain untuk menurunkan kecemasan terhadap benda yg asing baginya
-          Kaji keprihatinan anak yg tergambar dari corentannya
3.      Prioprasional Stage ( Piage )
-          Terangkan secara jelas bahwa ia bukan penyebab sakit dan dirawat di RS
-          Berikan penjelasan pd semua prosedur / tindakan yg akan dijalaninnya
-           

D.    SCHOLL
1.      Latancy Stage ( Freud )
-          Berikan pakaian lengkap dengan baju dalam
-          Ketuklah pintu saat akan masuk kamarnya
-          Jelaskan semua prosedur / tindakan yg akan jalaninya
2.      Industry  >< Inforiorty Stage  ( Erikson )
-          Anjurkan agar anak melanjutkan tugas-tugas sekolah selama ia sakit . dirawat di RS
-          Anjurkan untuk membawa benda kesukaan sebelumnya
-          Bantulah anak-anak untuk menyesuaikan dgn keterbatasan dlm melakukan aktivitas yg paling disukainya
3.      Conteren Oprasional Stage ( Piage )
-          Berikan intruksi yg jelas tentang tindakan
-          Perlihatkan alat-alat yg akan digunakan

E.     ADOLESCENT
1.      Genital Stage ( Freud )
-          Berikan informasi tentang seksualitas
-          Pastikan untuk mengkaji sistem reproduksi pada wanita
-          Pastikan “ pripacy”  selama perawatan
-          Gunakan brosur dan vidio dlm penyuluhan seksualitas
2.      Identity >< Role Confusion Stage ( Erikson )
-          Berikan ruang rekreasi yg terpisa bagi remaja yg dirawat
-          Lakukan pengkajian tanpa kehadiran orang tua
-          Kenalkan pd remaja seusianya yg sama-sama sedang dirawat
3.      Formal Oprational Stage ( Piage )
-          Berikan informasi yg jelas tentang kondisi kesehatan / tindakan
-          Berikan antruksi secara verbal / tertulis


F.     DEFENSE MECHANISMS
Yang biasa digunakan anaka-anak :
1.      Regression                                           3. Repression
2.      Rationalization                                    4. Fantazy


Frustasi pada tiap tahap perkembangan è menghambat proses kematangan yg besar kecendrungan untuk terjadi fiksasi. Terlalu dipuaskan è fiksasi

1.      Fiksasi Fase Oral :
-          Pesimisme
-          Alkoholisme
-          Makan lebih banyak
2.      Fiksasi Fase Anal
-          Keras kepala                                  - Kejam
-          Pelit                                               - Obesif
3.      Fiksasi Fase Falik
-          Gangguan Neurologik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar