Jumat, 20 Desember 2013

KEPEMIMPINAN



KEPEMIMPINAN


PENGERTIAN


Ø  Teori trait         setiap orang adalah pemimpinan dan mareka mempunyai karakteristik tertentu yang mambuat mereka lebih baik dari orang lain. (Marqus & Houston ,1998)
Ø  Teori perilaku     menekankan pada apa yang dilakukan pemimpin dan bagaimana ia menjalankan fungsinya. (Vestal,1994)
Ø  Hersey&Blancard,       1997)     bekerja dengan dan melalui individu &kelompok untuk mencapai tujuan organisasi.
Ø  Gito Sudarno,1997          Suatu proses mempengaruhi aktiviatas individu atau kelompok untuk mencapai tujuan dalam situasi tertentu.
TUJUAN
Mengintegrasikan tujuan organisasi dengan tujuan individu untuk mencapai tujuan bersama yaitu memberikan asuhan keperawatan secara profesional dan berkualitas.
CONTOH KASUS
Sebagai KARU inap bedah, Anda mengadakan rapat rutin dengan seluruh perawat. Dalam rapat rutin tersebut anda mengagendakan tentang kinerja perawata yang tidak baik, karena adanya suatu konflik. Konflik tersebut dipicu oleh adanya pembagian tugas yang tidak jelas menurut sebagian perawat dan sikap KARU yang otoriter.

TEORI PENDUKUNG

MANAJEMEN HUBUNGAN ANTAR MANUSIA

Elton Mayo, 1930 menemukan bahwa lingkungan ,kelompok, dan sosial baik formal maupun informal merupakan suatu faktor dalam menentukan produkltifitas perusahaan dan memungkinakan semua pegawai ikut berpartisipasi dalam pengambilan keputusan.
v  Gaya kepemimpinan menurut teori X dan Y
v  Gaya kepemimpinan menurut Ronald Lippits & Rapiphs K. White tipe otoriter.





PENYELESAIAN MASALAH

Hal –hal yang harus dilakukan seorang KARU :
*      DIAGNOSA DIRI: mampu mengenali dan menilai diri sendiri, mengenali padanagan dirin6ya sendiri tentang masalah/tujuan lingkungan kerjanya, dan mendiagnosa gaya perilakunya terhadap proses kepemimpinannya.
*      DIAGNOSA SISTEM: Mendiagnosa individu dalam sistem, menciptakan budaya organiosasi yang kondusif dan efektif, serta mempertahankan dan mengembangkan hubungan profesional antar staf.
*      DIAGNOSA TUGAS : menjabarkan job description dan standar pelaksanaan serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat (aman dan nyaman, gaji, waktu istirahat , peralatan yang lengkap,dll)

JUSTIFIKASI

Prinsip dan gaya kepemimpinan yang sesuai dengan kasus di atas adalah teori X dan Y  serta gaya kepemimpinan otoriter menurut Ronald Lippits dan Rapiph K. White.
*      Menurut Douglass Mc. Gregor(1960) menekankan pendapat Mayo dengan teori yangdikemukakannya tentang manajemen perilaku terhadap pegawai (bagaimana memperlakukan pegawainya) yang berhubungan dengan kepuasan pegawainya. Teri X menekankan bahwa seorang manajer percaya bahwa pegawai pada dasarnya malas dan tidak mempunyai keinginan untuk meningkatkan produktivitas di suatu organisasi. Jadi perlu supervisi secara terus menerus dan arahan secara melekat sebaliknya teori Y bahwa bawahan itu senang bekerja bisa menerima tanggungjawab, mampu mandiri, mampu mengawasi diri, mampu berimajinatif dan kreatif.
*      Gaya kepemimpinan tipe otoriter , dimana kepala ruangan ini mempunyai kepercayaan yang rendah terhadap bawahannya memotivasi bawahan melalui ancaman atau hukuman, komunikasi yang dilakukan ke bawah (top-down) serta tidak adanya pembagian tugas yang jelas.



PENUTUP

1.                  Kesimpulan
Kinerja kelompok bisa ditingkatkan melalui upaya modifikasi situasi antara lain dengan memperbaiki dan meningkatkan hubungan antara pemimpin-anggota, memperjelas struktur kerja dan kekuasaan posisi .
2.                  saran
meskipun tanpa terus diperhatikan dan didukung oleh atasan, seorang bawahan harus senantiasa kreatif dan produktif dalam mengerjakan tugas-tugasnya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar