A.
BAYI RESIKO TINGGI
- Lahir sebelum minggu ke 7 atau sesudah minggu ke 42 kehamilan
- BBL ( kurang 2500 gram / lebih 4000 gram
- BBL tak terbatas usia kehamilan ( SGA / LGA )
- Riwayat penyakit Neonatal yg berat / mati ) 2 saudara kandung
- Lahir dgn kedaan buruk ( APGAR) 1 : 0 – 4 ) è perlu CPR
- Lahirkan oleh ibu dgn :
-
Penyakit infa / penyakit lain
-
KPD
-
Masalah sosial yg berat (
kehamilan remaja, kecanduan obat, tidak ada pasangan hidup )
-
Prenatal care negatif /
terlambat
-
Meningkatkan BB minimal
-
Multi para lebih atau sama
dengan 4 usia lebih 5 tahun
-
Menggunakan obat tertentu
- Kehamilan kembar / hamil bl pasca persalian
- Persalinan dgn tindakan / penyulit ( placenta previa)
- Mempunyai arteri umbilikal tunggal atau dicurigai malformasi
- Ketidak cocokan golongan darah
B.
PREMATURITAS DAN BBLR
- Prematur è Bayi yg lahir dgn usia kehamilan kurang 7 minggu
- BBLR è Bayi yg lahir dgn BBL kurang / sama dgn 2500 gram
- BBLSR è Bayi yg lahir dgn BBL kurang 1500 gram
C.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN
PREMATURITAS
DAN BBLR
- Faktor Janin
-
Kelainan CHR
-
Inf. Korins yg mengenai janin (
Rubela bawaan, sifilis )
- Organ Paru Belum Sempurna, Surfacttant Belum Terbentuk
-
Tegangan permukaan paru tinggi,
paru sulit berkembang è Respiratori dangkal
-
Tahanan paru meningkat è Aliran darah dari ventrikel kanan
tertahan è
menghambat penutupan Ductus Arterios è PDA
- Thermoregulasi
-
Kurang aktivitas
-
Kurang respon mengigil
-
Produksi panas hanya dari
metabolisme è
metabolisme meningkat è konsumsi O2 meningkat.
Jika Stress karena dinin :
·
Penggunaan O2 lebih banyak è Hipoxia è metabolisme anaerob è Acidosis è metaboloc dan Hipoglekemia
·
Sekresi Katokolamin :
è Vasokontriksi
è suppla O2 menurun è Hipoxia
è
Peningkatan pemecahan lemak coklat è Asama keton lebih banyak dan asidosis lebh
banyak
D.
KARAKTERISTIK ….. DAN LBW
- Posisi : Reflexed attitude
- Ear cartilago : Belum berkembang
- Kulit : Tipis
- Rambut ( Lanugo ) pd punggung dan wajah
- Telapak kaki rata dgn sedikit creases
- Genetalia :
-
Perempuan : Clitoris menonjol,
labia mayora belum berkembang
-
Laki-laki : Scrotum belum berkembang dgn
rugae minimal, testis
Pada canalis
inguinal atau abdomen ( belum turun )
- Scarf Sign : Posisi sikut melebihi garis tengan badan
E.
PROBLEM BATYI PREMATUR DAN BBLR
- Respiratori
-
Sistem saraf belum matur è pengaturan nafas belum sempurna è Apnea
-
Jejas radiasi
-
Kembar
-
Aplasia pancreas
- Faktor Placenta
-
Berat dan atau sel placenta yg
kurang
-
Tumor
-
Menurun luas permukaan placenta
-
Placentitis vilosa
-
Infark
-
Sindrom transfusi kembar
- Faktor Ibu
-
Toksemia
-
Hipertensi / ginjal
-
Hipoksemia :
·
Berada di ketinggian tertentu
·
Penyakit jantung sianotik
·
Penyakit paru
-
Kondisi gizi buruk / penyakit
kronis
-
Anemia
-
Penggunaan zat tertentu :
·
Narkotik
·
Alkohol
·
Rokok
·
- Sistem Kekebalan
-
Belum berkembang è sensitif terhadap infeksi
- Cairan dan Electrolit
-
Lebih 80 % tubuhnya terdiri
dari cairan
-
Luas permukaan tubuh lebih è penguapan lebih banyak sehingga
kebutuhan cairan lebih banyak
-
Kemampuan menkonsentrasi
urinene kurang
- Nutrisi
-
Bayi butuh pertumbuhan è BMR meningkat
-
Kemampuan :
·
Mengisap
·
Menelan Rendah
·
Digesti
Koordinasi setelah minggu 32 – 34 gangguan reflex 36 minggu è cendrung aspirasi
-
Tonus otot pd esofagus inf (
spinc cardiac) kurang sehingga isi lambung mudah reflux sehingga merangsang
chemoreceptor ( vagana stimulat) sehingga apnea bradikardia
-
Sekresi lactase pd usia 34
minggu gravid sangat kurang sehingga intolerans terhadap laktosa
- Kulit
-
Tipis , kaku dan sensitif
lapisan lemak subcutan negatif, sehingga mudah mengalami kerusakan integitasnya
serta kurang mampu mempertahankan suhu tubuh
- Nursing Diagnosis
-
Tidak efektif pola nafas b/d :
·
Imature pusat nafas
·
Kurang energi
·
Fatigue
-
Tidak efektif Thermoregulasi
b/d imature pengendalian suhu
-
Nutrisi kurang kebutuhan
(actual / HR ) b/d ke tidak mampuan mengisap / menelan
-
Resiko tinggi kurang cairan b/d
karakteristik bayi preterm
-
Resiko tinggi kerusakan
integritas kulit b/d imaturitas str. Kulit
-
Gangguan tumbuh kembang b/d :
·
Krisis situasional
·
Krisis maturasional
·
Terganggunya proses bonding
Tidak ada komentar:
Posting Komentar