Jumat, 20 Desember 2013

MELAHIDATIDOSA


A.     Definisi Molahidatidosa
Molahidatidosa adalah perubahan abnormal dari villi chorionic menjadi sejumlah kista yg menyerupai buah anggur yg dupenuhi dng cairan

B.     Etiologi Molahidatidosa
Secara pasti belum diketahui, tiap faktor yg mungkin
  1. Status sosial ekonomi rendah
  2. Umur
  3. Multipara
  4. Nutrisi kurang
  5. Anomali kromosom
  6. Imbalance hormonal

C.     Patofisiologi Molahidatidosa
  1. Menurut teori Messed Abortion

Mudigah mati 3 – 5 minggu ( kekurangan asam folat
 

Gangguan peradaran darah


 
Penimbunan cairan dalam jaringan mesenkim villi


 
Gelembung – gelembung

  1. Menurut teori Neoplasma dari Park

Sel-sel tropoblas abnormal

Fungsi abnormal

Resorbsi cairan ke villi meningkat


 
Gelembung – gelembung


 
Gangguan peredaran darah

D.     Tanda dan Gejala Kehamilan Molahidatidosa
  1. Perdarahan pervaginam warna merah kehitaman yg bisa menyebabkan anemia
  2. Rahim lebih besar dari usia kehamilan
  3. Hyperemis lebih sering terjadi, lebih keras dan lebih lama karena peningkatan kadar HCG melampaui nilai normal
  4. Kemungkinan timbul preeklamsi atau eklamsi sebelum minggu ke 24 dgn tanda-tanda hypertensi 140 / 90 mmHg atau sistolik meningkat lebih 30 mmHg diastolik meningkat 15 mmHg, bisa diserta edema atau proteinuria
  5. Tidak ada tanda-tanda adanya janin tidak ada ballotement, tdk ada bunyi jantung janin, dan tdk tampak rangka janin pd sosnografi. Pada Molahidatidosa partialis, keadaan yg jarang terjadi dpt diketemukan janin
  6. Kadar HCG tinggi dalam darah dan air kencing
  7. Mulas tidak jarang
  8. Muka klien agak cekung dan kemerahan
  9. Bisa sampai anemia
  10. Aborsi pada minggu ke 12 – 14 kehamilan

E.      Jenis – jenis Penyakit Tropoblas
  1. Histopatologi
a.       Chriocarsinoma Gestational
Tumor ganas (maligna) dari tropoblas dan biasanyaa timbul setelah karena kehamilan mola, kadang-kadang setelah abortus atau persalian, merupakan penyakit masa reproduktif etapi ada kalanya timbul pada teratoma
Terbagi dalam 2 jenis yaitu :
1.      Chriocarsinoma non villosum (tidak ada bentuk villus, lebih ganas dari jenis ke dua)
2.      Chriocarsinoma villosum (disana sini terdapat / banyak bentuk villus)
b.      Mola Hidatidosa Komplek : mola mengisi seluruh cavum uteri fetusnya mati
c.       Mola Hidatidosa Partial : mola hanya dibagian dari placenta dan janin bisa hidup (jarang)
d.      Mola Invasive : mola sudah invasive atau menyebar ke dalam jaringan dinding rahim, sehingga menyebabkan perforasi, tetapi lebih jarang mengadakaan metastase
e.       Plasental Site Trophoblastic Tumor

  1. Klinikal
a.       Gestational tropoblastic clisease : Mola Hidatidosa, mola invasive choriocarsinoma, placenta site tropoblastic tumor
b.      Gestational trophoblastic tumor keganasan -à secara klinik meningkatnya HCG dan metastase.

F.      Gambar.




G.     Fokus Pemeriksaan Fifik pada Kejamilan Mola Hidatidosa
  1. Pada Pemeriksaan Janin
-          DJJ Negatif
-          Tidak ada ballotement
-          Tidak ada rangka janin pd rontgen foto
-          Tidak ada pergerakan janin
  1. Pemeriksaan pada Ibu
-          Seperti pemeriksaan kehamilan
-          Palppasi uterus membesar, teraba lembek, tidak ada bagian-bagian jani
-          Servikx lembek
-          Perdarahan pervaginam
-          Hiperemis lebih sering, lebih keras dan lebih llama
-          Preeklamsi atau   eklampsi sebelum minggu ke 2
  1. Pemeriksaan Penunjang
-          Kadar. CG meningkat dlm darah dan iar kencing
-          Reaksi Galli Mainini positif
-          Gb kadang turun bila perdarahan banyak
-          HCt kadang mengalami peningkatan bila terjadi perdarahan
-          Peritonuria
-          Foto rontgen : tidak ada rangka janin
-          Pada percobaan sonde, mudah masuk ke dlm cavum uteri
-          Arteriografi : adanya pengisisan bilateral vena uterina yg dini
-          Dengan suntikan zat kontras ke dlm uterus memperlihatkan gambaran sarang tawon
-          Ultrasonografi : gambaran badai salju

H.     Masalah yang Mungkin Muncul pada Kehamilan Molahidatidosa
  1. Gangguan perfungsi jariinga\n s//d . PIH((Preqquancy Include Hypertensii
  2. Gangguan pemenuhan nutrisi 4: kurang daarii k.ebbutuhan s/d nausea, vomit
  3. Kecemasan tentang potensial terjdinya keganasan
  4. Kurangnya volume cai]ran s/d perdarahan
  5. Greiving atau kehilangan s/d penghentian kehamilan
  6. Kurangnyya pengetahuan tentang perubahan sistem reproduksi yg patologis
  7. Potensial komplikasi perdarahan

I.        Intervensi Keperawatan
  1. Perawatan pre operative
  2. Pendidikan kesehatan untuk individu dan keluarga
  3. Support psikososial

Tidak ada komentar:

Posting Komentar