FAAL
1. Ginjal
2. Darah
A.
DARAH
Darah ®
bagian cairan tubuh yang terdiri dari
extra dan intra
- Plasma ® extra
b.
Sel ®
intra
➢
Fungsi
-
20% dari C.O ®
ginjal ® proses filtrasi ® reabsorbsi ® sekresi
-
Netrofil berfungsi ® memfagosit
-
Humoral ®
membawa hasil sekresi ke seluruh tubuh
-
Dari darah ®
cairan interstisial
➢
Setiap keringat ® kekulit ® menguap
® perlu
panas ® panas ¯
➢
Tekanan osmotik ® faktor yang mempertahankan
untuk darah tidak keluar dari
pembuluh darah ® tidak terjadi udem
➢
Darah mengatur keseimbangan asam – basa .
➢
Yang pertama mengontrol cairan tubuh adalah
eritrosit.
➢
TD dipengaruhi oleh:
ü Kekuatan
pembuluh darah jantung
ü Rangsangan
➢
Kolesterol bisa disebabkan oleh hepar.
➢
Sifat fisik darah
1. warna:
ü Arteri merah muda (oksi Hb)
ü Vena
merah tua (met. Hb)
ü Plasma
dan serum: transfusi kekuningan.
ü Bila
lemak ®
opak, seperti susu, bill ® kuning
- Opasiti: Normal opale
ü Berat
jenis: eryt: 1.109 - 1.100
ü Plasma:
1.023 - 1.032
ü Tekanan
Osmotik: 25 - 30 mmHg
ü Viskositas
darah : 3.6 - 5.4 sentipols
ü plasma
: 1.9 - 2.3 sentipols
ü Viskositas
o.k
ü ∑ ery
ü Dehidrasi
ü Hyperfibrinogen
ü Regulasi
suhu ; menyimpan panas & menyebarkan panas, panas dikeluarkan.
Susunan
Darah
A.
Sel Darah
ü Ery ® pria : 5,2 juta/cc dan wanita 4,7 juta/cc.
ü Leuko
® 5 - 10 ribu/cc
ü Trombosyt
150 - 450 ribu/cc
B.
Plasma
Plasma
: air, 91 - 92% ; Zat 7 - 9%, yaitu :
ü Protein:
Alb – glob, fibrinogen.
ü An
organik: Na, K, Mg, P, Fe
ü Non
protein :
-
As.
Amino
-
Lemak netral, cholesterol fosfolipid, glucosa
ü Sekresi
interna: Anti bodi, enzim
C.
Protein
Plasma
Protein
Plasma
ü Albumin : 4,5 %
ü Globulin : 2,5 %
ü Fibrinogen : 0,3 %
ü Gliko.
Protein : Kh + Pr
ü Lipo:
Protein : lemak + air
ü Transferin:
gliko. Prot + Fe++ ®dlm darah ®
ferifin dalam jaringan.
ü Hapto
globulin: gliko + glob
ü Cerilo
Plasmin : Cu + Prot
ü Rasio
perbandingan HDL : LDL :
-
>5 ®
resiko jantung
-
31/2 - 5 ®
medium
-
< 3,5 ®
normal
ü Faktor
Koagulan: Fibrinogen
ü Asam
amino globulin: g glob
ü Faktor
utama yang mempengaruhi tek osm ® albumin
ü fib. ® membantu dlm proses pembekuan drh
☞
Fungsi
Protein Plasma:
-
Nutrisi :
Albumin
-
Koagulosi darah : Fibrinogen
-
Tek. Osm :
Albumin
-
Viskositas darah N : 3 x viskositas air aqua
-
Immunitas :
g glob
-
Transport
☞ Sel Darah Merah
Fungsi:
-
Trans. 02
- Menjaga ⇄ As.
Basa darah
- Katalisator
CO2 + H2O ® CO2 keluar
☞ Pembentukan
Eritrosit
- Embrio
: Yolk Sac
- Trimester
II :Hepar, lien, kelenjar lympa
- Trimester
III dan selanjutnya : sum-sum Tlg ® 5 th kecuali :
♠ Femur
prox – 25 th
♠ Tibia
prox. – 20 th
♠ Iga,sternum,vertebra
® sampai mati dan ¯.
![]() |
Perkembangan eritrosit (genesis) stem sel
(bahan baku) ® Hemostatis blass ® basofil eritroblas ® polichromatophyl eritroblass ®
normo blass ® Retikulosit ®
eritrosit (masuk sirkulasi darah).
Tidak
ada sel darah mudah masuk ke sirkulasi
¯
Dinding rapuh
¯
Hemolisis
☞ Pengaturan
produk eritrosit:
- Oleh
oksigenasi jaringan
- Bila
jaringan Hypoxia ® produk eritrosit meningkat melalui
eritropoitin (ginjal) yaitu
glikoprotein, misalnya :
Hypoxia
jar eritrosit ® zat yg dihasilkan o/ ginjal dan segera
penting untuk:
- anemia
- High
alfitude ) 3000 m, HB
- De
comp
- Penyakit
paru Obstruksi kronis
Orang di tempat tinggi ) 3000 m
¯
O2 dalam udara berkurang
¯
kompensasi tubuh ® HB
¯
Untuk mengikat O2 lebih
banyak
¯
(N) jika didukung oleh gizi adequat
& tidak cacingan
☞
Vit yang diperlukan ® produk eritrosit: B12 , folic acid.
☞
B12 : lianocobaltamin ® fx pematangan :
-
Bila ke(-) B12 ®
anemia persinoma, yaitu ery besar (megaloblass) dan rapuh ® hemolisis.
-
Penyakit ini disebabkab o/ ke(-) intrinsik fx
yg dihslkan o/ gaster bukan krn makanan yg ke (-) B12.
-
Keb. B12/hr ®
< 1 mgr.
☞
Pembentukan Hb.
-
Perlu Pr, Fe, Cu, piridoxin coralt &
nikel.
-
4 mol heme + globin (Pr) ® Hb.
-
Met. Fe
-
Total Fe dlm tubuh ® 4 gr.
-
65% dlm Hb.
-
4% dlm otot (myoglobin).
-
1% intra sel
-
0,1% bentuk transferin.
-
15-30% bentuk ferifin ® jar. t/u di hepar.
-
Fe diserap dlm usus berbentuk Fe++.
-
Waktu haid ®
kehilangan 1,3 mg/hr Fe.
-
Fe dlm darah berikatn dgn β glob. ® transferin (Fe+++).
-
Sebagian disimpan di jar disebut ferii.
-
Bila ke(-) Fe ®
disimpan dlm bentuk hemosiderin (sukar larut) ®
menyembuhkan penyakit hemosiderisis.
-
Absorbsi fe diusus : aktif & lambt
sedikit.
-
Hemosiderisis disebbkan o/ Fe tdk diabsorbsi
di ginjal (terjadi pd transfusi yg sering).
☞
Destruksi erytrosyt.
-
Umur ery ±
120 hr ® dihancurkan di lympa.
-
Hb bebas difagosit o/ Res ® heme ® billiruin ®
darah, empedu, hepar.
-
Fe dibawah ke BM (Bone Morrow) u/ membentuk
ery baru.
☞
Kuning :
-
Ggn hepar.
-
Prod.bill >> banyak → Billirubin
dikonjugasi di hepar.
☞
Hypersplenis ®
tdk hanya m’hancurkan eryt yang berumur 120 hr yang mudah hancur.
¯
limpa hrs diambil sebagian
☞
Anemia.
-
B’dsrkan ukuran :
Makrositer.
Mikrositer.
Normositer.
-
B’dsrkan jumlah :
Hypokrom.
Hyperkrom.
Normokrom.
-
B’dsrkan etiologi :
Hemoragic
anemia.
Aplastik
anemia ® fatal :
´ BM
gagal m’bentuk semua sel darah.
´ Etiologi
® radiasi sinar γ, sinar x,obat-obat, toksin
Kegagalan
pematangan eryt ® anemi pernisiosa (pan sitopenia ®
eryt ¯¯, leuco ¯¯, tromb. ¯¯).
Anemia
hemolitik ® eryt mudah hancur.
´ Herediter.
-
Talasemia ®
anemia mediterinia.
-
Erytroblastis fetalis.
-
Sickle sel anemia (HBS).
-
Speriositosis herediter.
´ Didapat
® malaria, rx. Transfusi darah & obat.
Efek
anemia ® viskositas darah ¯ ® vena return
® c.o
® decomp.
Anemia
polisitemia.
´ Sekunder
® selalu ada cyanosis.
Ex :
decomp pd dataran > 3000 m ®
hypoksia jar eryt.
´ Primer
® P. Vera ®
eritema (sangat kental).
-
Eryt 6-8 juta, hematokrit 70-80% seperti
tumor.
-
Ery, leuko, trombo .
-
Vol. Darah total ® 2 x normal.
-
Viskositas darah ® 15 x air ( N : 3 x ).
☞
Leukosit
-
B’ hub dgn sistem p’tahanan tubuh.
-
Di bentuk di BM & jar. Lympoid (limpe,
kel).
☞
BM m’bentuk granulosit.
-
Poly Morfo Nuklea (PMN) netrofil 63%.
-
PMN
monosyt 5,3%.
-
PMN eosinofil 2,3 %.
-
PMN basofil 0,4 %.
☞
Jar. Lympoid m’bentuk ® limposit, sel plasma (30%).
☞
Reaksi tubuh thdp infeksi :
-
Proses inflamasi.
-
RES.
-
Leukosit
-
Yg dibentuk antiodi ® lymposit B, T (m’hancurkan bakteri), yaitu m’bentuk antibodi &
monosit ® fagositosis.
☞
Granulosit & monosit ® Fagosit.
☞
Lympisit ®
antibodi monosit bisa masuk ke jar ®
menjadi makrofag.
☞
Monosit (didlm darah) di jar (makrofag) ® karena besar.
☞
Umur leukosit
-
Granulosit : 12 jam.
-
Monosit
: 1 minggu-bulanan.
-
Lymposit
: 3 bln – tahunan (bisa memutuskan daya tahan tubuh seseorang)
☞
Leukosit mendekati benda asing dgn cara :
-
Diaporesis : keluar dari pori-pori, pemb.
Darah.
-
Gerakan amuboid.
-
Chemoktaksis : netrofil, makrofag datang.
☞
Fagositosis.
-
Dilakukan o/ netrofil & monosit scr
selektif.
-
Hal-hal yang m’permudah fagositas :
´ Permukaan
kasar.
´ Permukaan
electro (+) (fagosit elect - ).
´ Mol
globulin opsoim m’ikat bakteri
´ Satu
netrofil memfagosit 5-20% bakteri.
´ Makrofag
m’fagosit 100 bakteri.
☞
Enzym-enzym dlm proses fagositosis : lisosom :
-
Enzym preteolitik.
-
Enzym lipase.
-
H2O2
-
pada infeksi akut : netrofil ↑ → kronis :
basofil & monosit ↑.
A.
Fibrinogen :
Membantu
dalam proses pembekuan darah
1.
Fungsi Eritrosit ® transpotasi O2 ® CO2.
2.
Tulang pipih ®
tempat produksi eritrosit sampai mati, p’bentukan eritrosit:
´ Tibia
Proximal
´ Femur
proximal
´ Sternum
´ Iga/costa
´ Vetebrae
´ Coxae
3. Perkembangan
eritrosit.
Pada
pemeriksaan laboratorium bila ditemukan adanya normoblass, yaitu sel muda dlm
darah/belum matang biasanya mudah rapuh sehingga erytrositpecah maka terjadi
haemolisis dan muntah darah sehingga bisa terjadi anemia.
4.
Zat besi berikatan dengan Protein.
Proses
pematangan yaitu Ukuran normal eritrosit makin lama makin kecil kalau
eritrotnya makin besar berarti masih belum matang dan mudah pecah ( anemia
Megaloblastik)
5.
Tekanan Osmotik Yaitu faktor yg m’p’tahankan
cairan dinding tubuh, jika cairan keluar maka tjdi udema Hipoalbuminnemia juga
bisa terjadi udema
6.
Volume cairan kurang tekanan darah me↓&
vol cairan b’lebihan tekanan darah meningkat serta Hipovalemia sama dengan
tekanan darah ¯.
7.
Hepar tempat memproduksi albumin
8.
Jika terjadi hiperhidrosis dan Dehidrasi maka
Fibrinogen jadi meningkat
9.
Makin tua kebutuhan O2 menurun dan sistem sel
bahan baku
10
Eritrosit jar maka eritropoitin yg dihasilkan
o/ ginjal tjdi Hipoksia eritropoctin ( hipoksia maka tjd anemia krn zat yg
menangkap O2 tdk ada).
- Intrinsik faktor, zat yg dihasilkan o/ mukosa lambung (endogen) yg menyebabkan anemia pernisiosa. Zat yg dihasilkan o/ tubuh sendiri (gaster) tanpa bisa diganti oleh zat lain (B12 stabil diperluka)
- Eritrosit zat yang dihasilkan oleh ginjal. Bila ginjal sakit/rusak maka pada orang itu terjadi anemia karena tidak ada Eritropoitin ( yang dihasilkan oleh hepar ) tidak perlu obat zat besi) tapi suntikan obat yang berisi eritropoitin ( B12, Neurobion, Becombion)
- Bukan hanya kekurangan zat Vit.B12 (makanan yg mengandung Bit. B12)
B.
Metabolisme
Imunoglobin ototnya berwarna merah, banyak menggunakan O2
yang lebih dibutuhkan untuk keadaan yang aerobik :
1.
Otot warna putih hanya untuk organ yang letih
atau streng
- Transferin sama dengan didalam darah
- Feritin sama dengan didalam jaringan dihati
- Fe ++ sama dengan Ferro
- Fe +++ sama dengan transferin
- Jika darah disimpan berlebihan (zat besi) disimpan dalam Hemosiderin. Sering terjadi pada pasien yang ditransfusi yang berulang (sering) bisa penyakit Talasemia, tandanya ada bercak dikulit
- Limpa terlalu aktif bisa eritrosit terlalu banyak ditangkap untuk dihancurkan sehingga anemia hemolisis inti pembuangan sebagai limfa
- Eritrosit dihancurkan dilimpa dan hemolisis eritrosit dihancurkan
- Hiperspelisme yaitu bila limpa jadi terlalu aktif dan mengahancurkan eritrosit terlalu banyak bisa menyebabkan pasien jadi anemia
- Bila haemolisis t’lalu byk menyebabkan psn kuning k/ terjadi kerusakan pada empedu, konjugasi hati. Dihati bilirubin diubah menjadi konjugasi
- Penyakit kuning karena : Hemolisis banyak dan Hati yang rusak(hancur)
- RH positif = normal (resus) & RH negatif = tidak normal
- Efek anemia yaitu viskositas darah menurun sehingga aliran darah cepat
- Pada Decompensasi Cordis terjadi Hipertropi Ventilasi kiri Decom maka terjadi Hipoxia sehingga Eritrosit meningkat
- Hematokrik normal = 55 % dan talasemia adalah kelainan Hb
- Enzim protelitik ad/ enzim yg m’hancurkan protein pada membran bakteri
- Lipase bisa menghancurkan lemak

Tidak ada komentar:
Posting Komentar